Tips Sukses Berinvestasi Properti Di Bali Bagi Pemula

Tips Sukses Berinvestasi Properti Di Bali Bagi Pemula

Bisnis investasi properti merupakan salah satu bisnis yang marak digemari oleh kalangan para pebisnis. Investasi properti ini banyak dipilih para investor untuk menyelamatkan harta kekayaan yang mereka miliki dari terjangan arus inflasi yang semakin menggerus kestabilan keuangan mereka. Dengan berbisnis investasi properti, investor akan dapat dengan lebih mudah memperoleh uang tanpa harus mengerjakan pekerjaan berat lainnya dengan risiko yang besar pula.

Pulau Bali merupakan salah satu tempat favorit yang banyak dipilih oleh para investor untuk mengembangkan sektor bisnis investasi properti yang dimilikinya. Berikut kami berikan beberapa tips sukses investasi properti Bali bagi pemula.
  1. Pilihlah tanah sebagai sektor bisnis properti Bali
Tips sukses pertama untuk investor pemula yaitu dengan memilih sektor bisnis properti Bali berupa tanah. Hal ini dikarenakan membeli rumah jauh lebih menguntungkan dibandingkan dengan membeli rumah toko (ruko) maupun apartemen. Harga tanah juga memiliki kemungkinan untuk naik jauh lebih besar jika dibandingkan dengan harga bangunan.
  1. Carilah lokasi properti di kawasan berkembang
Tips sukses membangun bisnis investasi properti Bali selanjutnya adalah dengan mencari lokasi properti di kawasan berkembang di Bali. Hal tersebut tentunya bukan tanpa alasan, akan tetapi dengan kejelian mencari lokasi berinvestasi properti tersebut akan sangat menguntungkan bagi bisnis yang Anda bangun sebab properti tersebut akan dengan lebih mudah disewakan sehingga nilai investasinya juga akan lebih mudah meningkat.
  1. Setelah membeli properti Bali, jangan langsung dijual lagi tapi sewakan terlebih dahulu
Tips selanjutnya yang harus Anda perhatikan dalam permulaan membangun bisnis investasi properti Bali adalah dengan tidak langsung menjual kembali properti yang telah Anda beli, akan tetapi sebaiknya sewakanlah properti tersebut terlebih dahulu.
Ini dimaksudkan karena dalam penentuan harga sewa, biasanya properti tersebut akan ditawarkan sebesar 5% dari harga awal pembelian properti yang baru Anda beli tersebut. Misalnya saja Anda membeli rumah seharga Rp 100 juta, maka Anda bisa mendapatkan Rp 5 juta per tahun dari sewanya.
  1. Jangan jual properti Anda sebelum harganya naik secara signifikan
Biasanya, investasi properti sudah dapat dijual kembali setelah jangka waktu 5 tahun dari waktu pembelian pertama. Hal tersebut dengan perhitungan sebagai berikut, apabila harga rumah naik sekitar 15% per tahunnya, maka ketika Anda menjualnya kembali di tahun ke-5 harga rumah tersebut sudah mencapai Rp 200 juta.
Kemudian apabila harga sewa rumah tiap tahunnya mengalami kenaikan sebesar 10%, maka investor akan dapat memperoleh keuntungan dari sewa tersebut sebesar Rp 32,5 juta.
               
Tertarik untuk memulai bisnis investasi properti di Bali? Anda dapat mencoba beberapa tips sukses investasi properti Bali bagi pemula yang kami rekomendasikan tersebut. Selamat mencoba berbisnis properti dan semoga sukses mempraktekkan tips yang sudah dipaparkan di atas.